Monday, March 19, 2012

sambal kemiri....(-Indonesian Candlenuts Sambal-)

Habanero 

Cabai Gendol atau Cabai Gendot (Capsicum chinense) adalah salah satu spesies cabai dari Capsicum. Cabai ini berasal dari semenanjung Yucatan. Cabai ini sangat pedas bahkan melebihi pedas cabai rawit. Tingkat kepedasan cabai habareno mencapai 100.000-350.000 skala Scoville. Di Indonesia Cabai jenis ini di jawa barat dinamakan Cabai Gendot atau Cabai Bendot sedang di jawa tengah dinamakan Cabai Gendol. Dinamakan cabai gendol karena bentuk cabai ini yang bengkak atau mengembung. Untuk penanaman di Pulau Jawa sendiri persebaran cabai ini sebatas perkebunan di sekitar bandung dan di sekitar dieng Jawa Tengah.

Penghasil cabai gendol yang terbesar di dunia adalah Meksiko, yang tumbuh di Yucatan, Campeche, dan Quintana Roo, meskipun ada perkebunan komersial di Belize,Kosta Rika, Texas dan California


Cabe ini super pedas aku mencobanya hanya beberapa biji aja dan rasanya woww kalo di film tom and jerry passti udah keluar apinya hahhaha...
bener banget buat yang ndak doyan pedas jangan pernah mencobanya tapi buat penikmat sambal cabe satu ini wajib untuk dicoba...

sambal Kemiri
saurce: mba' pepy

bahan:
4  habanero merah # bisa pake cabe rawit
1 paprika merah # bisa pake cabe merah besar
5 kemiri
4 siung bawang putih
 minyak kelapa atau minyak zaitun
garam

metode:
1. panggang cabe merah besar dan habenero dengan minyak zaitun untuk mendapatkan rasa yang nendang 

2. Proses panggang paprika merah dan habaneros, bawang putih, kemiri dan garam dalam food processor atau menggunakan  cobek sampai halus.

3. Panaskan 2-3 sdm minyak kelapa atau minyak zaitun dalam wajan, tambahkan campuran sambal dan tumis sampai harum. Tambahkan sedikit kaldu daging sapi bila suka . Aduk sampai rata dan angkat.

Cook Catatan:
Bagi yang tinggal di Indonesia, Anda dapat menggantikan habaneros dan lada merah dengan cabai merah biasa Keriting (cabe rawit).
Kira-kira, Anda akan membutuhkan sekitar 100-150 gram  cabai dan 4 paprika merah untuk resep yang sama seperti di atas. 

No comments: